Pesan Penampakkan Bunda Maria. Selasa, 13 Januari 2026
PESAN BULANAN DARI PERAWAN MARIA, MAWAR DAMAI, YANG DISAMPAIKAN DI PUSAT MARIA AURORA, PAYSANDU, URUGUAY, KEPADA SAUDARI VISIONER LUCÍA DE JESÚS
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin.
Semoga hati anak-anak-Ku tidak kehilangan kedamaian, tidak kehilangan harapan, tidak kehilangan kekuatan.
Semoga hati anak-anak-Ku tidak kehilangan iman, tidak kehilangan sukacita, tidak kehilangan kemampuan untuk melampaui diri mereka sendiri hari demi hari, untuk melampaui ketakutan dan rasa tidak aman mereka, untuk mengatasi diri mereka sendiri agar dapat mengasihi orang lain.
Semoga anak-anak-Ku tidak kehilangan kemampuan untuk melampaui kekacauan dan kejahatan; semoga mereka tidak kehilangan aspirasi untuk mewujudkan Bumi Suci, manusia suci, untuk melihat Cahaya kehidupan baru lahir di dalam diri mereka sendiri.
Semoga anak-anak-Ku tidak menyerah untuk melihat Pikiran Sempurna Tuhan lahir di dalam diri mereka, semoga mereka tidak bingung oleh aspek-aspek manusiawi mereka, penderitaan mereka, kekacauan batin mereka, jurang yang muncul dari kedalaman kesadaran mereka dan yang merampas kedamaian mereka.
Jangan salah mengartikan penderitaan dengan akhir, jangan salah mengartikan pencambukan dengan akhir, jangan salah mengartikan penobatan duri dengan akhir, jangan salah mengartikan kejatuhan dan penghinaan di Kalvari dengan akhir, jangan salah mengartikan salib dengan akhir. Anak-anak-Ku, salib hanyalah permulaan.
Pikirkan bahwa di setiap tahap kehidupan kalian, kalian telah berjalan hingga sampai sejauh ini, untuk mengalami perjumpaan dengan penderitaan manusiawi kalian, untuk mengalami perjumpaan dengan dualitas yang ada dalam kesadaran manusia. Tetapi perjumpaan ini bukanlah akhir.
Ada pengampunan yang akan diberikan, ada pembebasan yang akan dialami, ada transendensi yang akan dilakukan, ada rahmat yang akan dialami, ada kasih yang akan dilahirkan kembali di dalam diri setiap kalian.
Sebagaimana Aku katakan kepada para rasul dan murid Putra-Ku di Ruang Atas Tuhanmu, hari ini Aku katakan kepada setiap orang dari kalian: salib bukanlah akhir.
Aku merenungkan mata dan hati kalian, sebagaimana Aku merenungkan hati para rasul Kristus yang kecil dan tidak sempurna, yang dipenuhi rasa takut, kekosongan, kebingungan, berusaha berpegang teguh pada kepastian manusiawi mereka, keterampilan mereka, kemampuan mereka, sampai mereka dapat memahami bahwa kekuatan mereka bukanlah dari situ, melainkan dari Roh Penghibur, kasih Bapa, dari syafaat dan, di atas segalanya, anak-anak-Ku, dari persatuan.
Ketika Aku mengumpulkan para rasul di Ruang Atas, setelah Sengsara Tuhan, banyak dari mereka tidak lagi ingin melanjutkan. Yang lain memikirkan bagaimana mereka akan memerintah, bagaimana mereka akan meneruskan Warisan yang telah Tuhan tinggalkan bagi mereka. Tetapi di dalam diri mereka hanya ada jurang, penderitaan, kebingungan batin.
Karena agar mereka dapat memenuhi apa yang seharusnya mereka penuhi di dunia, agar mereka dapat melestarikan Warisan Putra-Ku, sejak saat itu hingga hari ini, jurang-jurang ini perlu diubah, kondisi manusia ini perlu diseimbangkan.
Beginilah keadaannya hari ini, beginilah Aku melihat setiap dari kalian, tenggelam dalam jurang batin kalian, dalam ketakutan kalian, dalam kesengsaraan kalian, dalam ketidakpastian kalian, mencari keterampilan dan kemampuan untuk maju.
Namun, anak-anak-Ku, Aku katakan kepada kalian: carilah Mata Kristus yang Bangkit, carilah Kekuatan-Nya. Izinkan Dia membersihkan, dengan Tatapan Belas Kasih-Nya, apa yang membingungkan dan kabur di dalam hati kalian. Izinkan Dia mengajari kalian bagaimana memaafkan.
Berserulah kepada Roh Penghibur, kepada karunia dari Surga yang Tuhan tinggalkan untuk kalian, agar dapat menyertai kalian sepanjang abad, agar dapat menghibur dan membimbing kalian, menerangi jalan kalian.
Jangan percaya pada diri sendiri, tetapi percayalah pada Roh Kudus, Roh Allah dan Pikiran-Nya yang Sempurna, hakikat ilahi-Nya, yang berdenyut di inti terdalam hatimu, tersembunyi dan tak terlihat oleh jurang dan penderitaan yang hari ini menjadi satu-satunya hal yang dapat kamu lihat.
Lepaskan rasa takut, lepaskan kendali. Izinkan, anak-anak-Ku, Allah bertindak melalui hatimu.
Beginilah cara kamu akan melihat jati dirimu yang sebenarnya muncul dari dalam dirimu, makhluk yang ada di sini untuk berkontribusi pada kelahiran kehidupan baru, pada transisi dari manusia lama ke manusia baru; makhluk yang datang ke dunia pada masa ini untuk memikul salib planet ini, untuk menjalani penderitaan planet, kalvari planet, dan mengetahui bahwa ini bukanlah akhir, untuk menopang saudara-saudari mereka, untuk menyatukan kembali Gereja-gereja Kristus, para pelayan-Nya, para rasul-Nya. Inilah alasan mengapa kamu berada di sini.
Agar tujuan ini dapat terpenuhi, sebagaimana telah terpenuhi dalam kesadaran para rasul, kalian perlu melampaui apa yang kalian lihat hari ini di hadapan kalian, di dalam diri kalian, dan di dalam sesama kalian.
Berdoalah, anak-anak-Ku. Berserulah kepada Roh Allah, dan Aku meyakinkan kalian, sebagai Ibu dan Bunda kalian, bahwa Roh Kudus ini akan membimbing kalian.
Terimalah Berkat-Ku. Rasakan Kedamaian-Ku.
Aku berterima kasih kepada kalian karena telah hadir di sini hari ini dan karena telah bertekun dalam persatuan dengan Hati Kudus-Ku yang Tak Bernoda.
Aku memberkati kalian.
Ibu kalian, Perawan Maria, Mawar Damai.
Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus Amin

